New pages
Appearance
10 August 2026
- 21:1321:13, 10 August 2026 Hulapa (hist | edit) [3,692 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "Hulapa, adalah istilah dalam bahasa Gorontalo untuk salah satu jenis bambu berukuran kecil dengan batang yang relatif tipis, lurus, dan ringan. Bambu ini merupakan salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat Polahi untuk berbagai keperluan sehari-hari, terutama sebagai bahan perkakas sederhana, bahan anyaman, serta kebutuhan pertanian. Hulapa memiliki ciri umum berupa: batang berukuran kecil dan ramping; diameter batang relatif tipis; bentuk batang lurus dan meman...")
19 July 2026
- 22:1822:18, 19 July 2026 Ponggo (hist | edit) [3,519 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "'''[https://kamusgorontalo.com/detail.php?id=6760 Ponggo]''' merupakan salah satu sosok dalam cerita rakyat dan tradisi lisan masyarakat Gorontalo yang diwariskan secara turun-temurun. Dalam kepercayaan masyarakat Polahi, Ponggo digambarkan sebagai makhluk gaib yang sering dikaitkan dengan tempat-tempat sunyi, seperti hutan, kebun, atau kawasan yang jarang dilalui manusia. Keberadaan Ponggo lebih dikenal melalui cerita, nasihat orang tua, dan berbagai kisah rakyat daripa...") Tag: Visual edit
- 21:5121:51, 19 July 2026 Lati (hist | edit) [1,531 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "'''''[https://kamusgorontalo.com/detail.php?id=4269 Lati]''''', Dalam bahasa Gorontalo, kata '''''[https://kamusgorontalo.com/detail.php?id=4269 lati]''''' umumnya berarti setan, hantu, atau makhluk halus. Kata ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk merujuk pada hal-hal supranatural, misalnya ''walauu mohe lo lati'' yang berarti "anakku takut setan". Masyarakat ''Polahi'' juga memiliki sistem kepercayaan terhadap sejumlah jenis makhluk halus yang mereka...") Tag: Visual edit
- 21:2421:24, 19 July 2026 Sabuwa (hist | edit) [2,422 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "alt=dokumentasi soga|thumb|300x300px|Sabuwa '''''Sabuwa'',''' dalam kamus bahasa gotontalo adalah pondok, gubuk, tempat sederhana berbentuk rumah atau tempat yang sengaja dibangun di tengah kebun atau sawah untuk menjaga padi. Juga berfungsi sebagai tempat beristirahat sementara para petani. '''''Sabuwa,''''' ''' '''oleh masyarakat ''Polahi,'' diartikan sebagai tempat penyimpanan hasil panen. Dalam praktiknya, masyarakat ''Polahi'' membangun lumbung...") Tag: Visual edit
12 July 2026
- 21:3321:33, 12 July 2026 Molapo (hist | edit) [6,141 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "'''Molapo''' merupakan ritual pengasapan lahan pertanian yang dilakukan oleh ''Panggoba'' sebagai bagian dari praktik pertanian tradisional masyarakat. Ritual ini bertujuan untuk melindungi tanaman dari serangan hama, terutama ulat, serta menjaga keberlangsungan pertumbuhan tanaman. Dalam satu siklus tanam, ''Panggoba'' umumnya melaksanakan ritual ''Molapo'' sebanyak tiga hingga lima kali. Pelaksanaannya tidak terikat pada waktu tertentu, melainkan disesuaikan dengan kon...") Tag: Visual edit
25 June 2026
- 02:3202:32, 25 June 2026 I'ito (hist | edit) [1,613 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "'''''i’ito''''', atau '''pohon ''i’ito''''', yang dalam bahasa Gorontalo dikenal dengan nama '''''ilito, membongo'',''' atau '''''tanea'',''' dan secara umum disebut sebagai '''pohon nibung''' dalam bahasa Indonesia. Pohon '''''i’ito''''' termasuk dalam keluarga palma (Nur Hasanah dkk, 2019). Batangnya ditumbuhi duri besar berwarna kehitaman, dan memiliki struktur yang kuat serta kokoh. Hal ini menjadikannya material utama dalam pembangunan tempat tinggal masyaraka...") Tag: Visual edit
- 01:1701:17, 25 June 2026 Tombito (hist | edit) [2,134 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "alt=dokumentasi Soga|thumb|243x243px|keranjang berbabahan daun woka '''''Tombito,''''' (sering disebut ''tombitoo'' atau ''pedito'') masyarakat ''Polahi'' menggunakan daun woka tanaman palem (''Livistona rotundifolia'') ''tombito'' (atau ''pedito'') sebagai penutup tubuh atau cawat yang dibuat dari anyaman daun woka (sejenis palem hutan/daun lontar). Tanaman ini tumbuh subur di hutan Gorontalo dan Sulawesi Utara, ''tombito'' adalah nama lokal untuk ta...") Tag: Visual edit
19 June 2026
- 01:0701:07, 19 June 2026 Pedi (hist | edit) [1,639 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "alt=dokumentasi adit|thumb|300x300px|media batu ak1k ==== Pedi, Praktik ilmu gaib berupa mantra atau santet (Andriliwan Muhammad dkk, 2023), yang dalam bahasa Gorontalo dikenal dengan sebutan ''pedi''. Kepercayaan terhadap ''pedi'' bagian dari budaya Polahi dan menyebar di kalangan masyarakat kampung hingga masyarakat kota di Gorontalo. Ilmu ''pedi'' diyakini dapat menyebabkan berbagai macam gangguan fisik dan psikis, seperti perut yang mem...") Tag: Visual edit
11 June 2026
- 00:3000:30, 11 June 2026 Raja Polahi Babuta (hist | edit) [324 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "alt=Dokumentasi, Soga|border|thumb|327x327px|Raja Babuta, adalah masyarakat Polahi dari keturunan Baba Niyo dan Ta Aniyo atau Anthuyingo. yang pernah diliput oleh tim ekspedisi TVRI pada tahun 1995. Pasangan ini memiliki 3 anak yaitu: Halimu, Babuta (Te Raja), Laiya (Te Kambo).") Tag: Visual edit
10 June 2026
- 23:4523:45, 10 June 2026 Media (hist | edit) [679 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with " '''MediaWiki has been installed.''' Consult the User's Guide for information on using the wiki software. '''Getting started''' * Configuration settings list * MediaWiki FAQ * MediaWiki release mailing list * Localise MediaWiki for your language * Learn how to combat spam on your wiki") Tag: Visual edit
5 June 2026
- 02:4202:42, 5 June 2026 Bapu Yunus Nani (hist | edit) [2,330 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "alt=Dokumentasi Soga|thumb|673x673px|Masyarakat Polahi, Dokumentasi Soga Bapu Yunus Nani, adalah salah satu dari lima orang masyarakat Polahi yang telah hidup membaur dengan masyarakat di desa bihe.") Tag: Visual edit
24 May 2026
- 22:4322:43, 24 May 2026 Omatu'udu (hist | edit) [1,462 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with "== Omatu'udu == dalam kamus bahasa gorontalo bermakna “memiliki sifat jujur”, asal kata dari Matu'udu “Jujur/Benar”. Masyarakat Polahi dikenal sebagai kelompok yang menjunjung tinggi kejujuran dan komitmen terhadap janji. Salah satu faktor yang mendasari hal ini adalah kecenderungan mereka memahami bahasa secara denotatif atau harfiah (Zainuddin Soga, 2021b) Mereka tidak terbiasa menggunakan atau menangkap makna konotatif, kiasan, atau makna tersirat dalam per...")
18 May 2026
- 23:4723:47, 18 May 2026 Polahi (hist | edit) [8,800 bytes] Admin (talk | contribs) (Created page with " Polahi, Masyarakat Polahi merupakan Masyarakat Gorontalo yang melakukan eksodus (meninggalkan tempat asal) untuk menghindari tekanan pemerintahan Kolonial Belanda (Karina Nataya Walenta et al., 2022). Penolakan terhadap pajak (Samsi Pomalingo, 2019), kekhawatiran akan penindasan, serta keengganan mematuhi regulasi kolonial mendorong mereka melarikan diri ke kawasan hutan pedalaman. Secara leksikal, istilah Polahi bermakna “orang yang melarikan diri” atau “pelar...")