Jump to content
Main menu
Main menu
move to sidebar
hide
Navigation
Main page
Recent changes
Random page
Help about MediaWiki
Special pages
Ensiklopedi Polahi
Search
Search
Appearance
Create account
Log in
Personal tools
Create account
Log in
Pages for logged out editors
learn more
Contributions
Talk
Editing
Tombito
Page
Discussion
English
Read
Edit
Edit source
View history
Tools
Tools
move to sidebar
hide
Actions
Read
Edit
Edit source
View history
General
What links here
Related changes
Page information
Appearance
move to sidebar
hide
Warning:
You are not logged in. Your IP address will be publicly visible if you make any edits. If you
log in
or
create an account
, your edits will be attributed to your username, along with other benefits.
Anti-spam check. Do
not
fill this in!
[[File:Woka.png|alt=dokumentasi Soga|thumb|243x243px|keranjang berbahan daun woka]] '''''Tombito,''''' (sering disebut ''tombitoo'' atau ''pedito'') masyarakat ''Polahi'' menggunakan daun woka<sup>1</sup> tanaman palem (''Livistona rotundifolia'') ''tombito'' (atau ''pedito'') sebagai penutup tubuh atau cawat yang dibuat dari anyaman daun woka (sejenis palem hutan/daun lontar). Tanaman ini tumbuh subur di hutan Gorontalo dan Sulawesi Utara, ''tombito'' adalah nama lokal untuk tanaman palem hutan dengan nama ilmiah ''Licuala celebica''. Secara tradisional dimanfaatkan oleh masyarakat Gorontalo sebagai pembungkus kuliner khas (seperti duduli/dodol) serta dekorasi adat. ''Livistona rotundifolia'' (Palem Sadeng/Woka) dan ''Licuala celebica'' (Palem Tombito) adalah dua jenis palem kipas endemik khas Sulawesi. Perbedaan utamanya terletak pada ukuran postur pohon, bentuk tajuk daun, dan kegunaannya. Berikut adalah rincian perbedaan keduanya: {| class="wikitable" |'''Kriteria''' |'''''Livistona rotundifolia''''' '''(Palem Sadeng / Woka)''' |'''''Licuala celebica''''' '''(Palem Tombuto)''' |- |'''Tinggi Pohon''' |Tumbuh tinggi menjulang, bisa mencapai \(15\) meter. |Tumbuh pendek, jarang mencapai \(4\) meter (berperawakan semak/rendah). |- |'''Bentuk Daun''' |Daun lebar, bundar menyerupai kipas besar. |Daun berupa kipas atau jari-jari yang berukuran lebih kecil (panjang helaian \(\approx 45 \text{ cm}\)). |- |'''Batang''' |Batang soliter (tunggal), keras, dan bertekstur kasar. |Batang kecil, biasanya bergerombol atau tumbuh merumpun di dekat permukaan tanah. |- |'''Fungsi / Manfaat''' |Daun mudanya sering dipakai untuk atap rumah dan pembungkus makanan tradisional (misal: nasi kuning, dodol, gula merah). |Daun muda lebih banyak diandalkan sebagai bahan anyaman atap rumah dan pembungkus gula aren tradisional. |} = <small>Referensi</small> = # <small>Zainudin Soga, Aditya Fathoanh Toreh, Nur Shadiq Sandimula ( '''2025),''' " '''Mobilitas Budaya: Perilaku Dan Bahasa ''Masyarakat Adat Polahi'' Dalam Pemutakhiran Dan Penyusunan Sinkronisasi-Diakronisasi Gramatikal Gorontalo-Arab'''</small>
Summary:
Please note that all contributions to Ensiklopedi Polahi may be edited, altered, or removed by other contributors. If you do not want your writing to be edited mercilessly, then do not submit it here.
You are also promising us that you wrote this yourself, or copied it from a public domain or similar free resource (see
Ensiklopedi Polahi:Copyrights
for details).
Do not submit copyrighted work without permission!
Cancel
Editing help
(opens in new window)
Search
Search
Editing
Tombito
Add topic